
Banyak Guru-guru Lain yang Bisa Ditiru.
"Hari yang bersejarah untuk saya," Begitu komentar Muslimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid (55), atau akrab disapa Bu Musmilah saat berbincang-bincang dengan Persda Network, di Jakarta, Selasa (2/12).
Pernyataan itu dilontarkan Bu Muslimah sehubungan penghargaan Satyalencana Pendidikan yang baru saja diberikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-63 PGRI, di Stadion Tennis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan pada pagi harinya. Selain Bu Muslimah, penghargaan serupa juga diberikan kepada ratusan guru lainnya.
"Banyak guru-guru lain yang bisa ditiru. Saya mohon maaf kepada guru-guru yang lain. Kalau memang ada yang bisa ditiru dan dicontoh, ya silakan saja. Saya tidak mengharapkan hal-hal yang berlebihan," ujar Muslimah.
Muslimah mengatakan ia tidak pernah bermimpi untuk mendapatkan penghargaan Satyalencana Pendidikan. Penganugerahan itu pun diketahuinya sekitar dua minggu lalu lewat sebuah surat dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Dalam surat tersebut, Muslimah terlebih dahulu diminta mengirimkan sejumlah data.
Ke depan, Muslimah mengaku akan berbuat lebih baik untuk dunia pendidikan tanah air, khususnya di tempat ia mengajar. Guru yang sebelumnya mengajar di SD Muhammadiyah Belitung itu juga mengajak seluruh guru di Indonesia melakukan hal yang sama. "Mari kita berjuang semaksimal mungkin dengan hati," imbuhnya. (Persda Network/mun/ade)
Sumber : http://tribunjabar.co.id